Cegah Kejahatan Phishing, Warganet Diminta Seleksi Informasi Masuk

Rate this post

Pengguna internet diminta selektif dalam menerima informasi dan tidak hanya menyebarkannya sebelum mengkonfirmasi kebenaran untuk menghindari kejahatan “phishing”. Phishing adalah upaya penjahat dunia maya untuk mencuri kata sandi, nomor kartu kredit, detail rekening bank, dan informasi sensitif lainnya.

Demikian dilaporkan Eko Junirianto, presiden Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Apticom) Kaltim. Dia menyatakan bahwa kejahatan phishing biasanya dimulai dengan pembuatan konten palsu atau situs web yang dimaksudkan untuk mengelabui korban.

Netizen yang tertipu akhirnya memberikan informasi pribadi mereka sehingga penjahat dapat mengakses akun media sosial dan rekening bank.

“Penjahat phishing juga bisa menggunakan iklan, mereka menggunakan fitur AdSense untuk menangkap korban,” kata Eko.

Eko mengingatkan warga agar tidak mudah percaya dengan iklan yang beredar di jejaring sosial seperti Facebook dan Instagram.

Safira Azmy Rifzikk, seorang relawan Komunitas Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) di kota Semarang, mengatakan salah satu keterampilan yang perlu ditingkatkan warga untuk menghindari ancaman penipuan di dunia maya adalah menjadi mahir dalam penggunaan penipuan. mesin. Cari.

Menurut dia, beberapa fitur mesin pencari dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi, seperti informasi akademik khusus untuk mendukung literasi digital, penggunaan kata kunci yang efektif, dan penggunaan struktur pengecekan fakta untuk memilih informasi.

‚ÄúSeiring kita belajar lebih banyak tentang dunia digital, kita akan lebih memahami betapa mudahnya mencari informasi dan memenuhi kebutuhan. Kemampuan untuk beradaptasi dan mengakses Internet secara bijaksana dapat melindungi kita dari penipuan di dunia online,” kata Safira.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Gerakan Nasional Literasi Digital Departemen Komunikasi dan Informatika.

Program Nasional Gerakan Literasi Digital bertujuan untuk mendorong masyarakat menggunakan Internet dengan cara yang cerdas, positif, kreatif dan produktif. Kegiatan kali ini secara khusus ditujukan kepada masyarakat Kalimantan dan sekitarnya.

Sumber: