0817220444
0817220444
+62817220444
5F40CB87

Mengenal Lebih Jauh Tentang Cialis (Tadalafil)

Wednesday, February 1st 2017. | obat bikin tahan lama sex

Mengenal Lebih Jauh Tentang Cialis (Tadalafil)

Informasi & pertanyaan umum Cialis (Tadalafil) (FAQ). Bagaimana efektivitasnya? Apakah aman bagi penderita diabetes, hipertensi dan sakit jantung? Benarkah Cialis obat kuat?

Cialis (Tadalafil)

Pertanyaan Umum tentang Cialis (FAQ)

Mengacu pada produsennya, Cialis seharusnya di baca “see-al-iss”, tapi lidah orang Indonesia sering meleset mengejanya “ci-a-lis”. Soal ejaan mungkin bukan masalah besar, namun jangan sampai keliru mengenali fungsi ataupun efeknya bagi tubuh.

Demi menghindari kekeliruan dan menambah wawasan bersama, obat pria telah merangkumkan pertanyaan umum masyarakat tentang Cialis (FAQ). Jawaban pertanyaan disajikan ringkas namun tetap jelas dan langsung ke intinya.

http://cialis.id/wp-content/uploads/2016/05/Mengenal-Lebih-Jauh-Tentang-Cialis-Tadalafil.jpg

Apa itu Cialis?
Cialis adalah salah satu dari sekian banyak merek dagang yang didaftarkan untuk obat pria disfungsi ereksi bernama tadalafil. Berdasarkan reaksi kimianya, tadalafil juga termasuk kelompok PDE-5 inhibitor.

Secara global Cialis dipasarkan dalam varian 2,5mg, 5mg, 10mg dan 20mg. Dalam lingkup nasional, pemegang hak edar resminya adalah Bayer Indonesia. Cialis baru jadi obat disfungsi ereksi legal di Indonesia pada akhir tahun 2014.

Walaupun tergolong obat pria , yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter, pemasaran Cialis ilegal di sini telah berlangsung hampir satu dekade lamanya.

Apa Fungsi / Manfaatnya?
Menurut produsennya, Eli Lilly, hanya ada dua manfaatnya. Pertama, mengobati disfungsi ereksi (erectile dysfunction – ED), serta Kedua, menangani gejala dan simptom pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperplasia – BPH).

Obat dapat digunakan untuk menangani salah satu atau kedua jenis keluhan (ED + BPH) sekaligus.

Agar tetap fokus, pembahasan kali ini hanya berbicara seputar fungsi Cialis sebagai obat disfungsi ereksi.

Apakah Cialis Termasuk Obat Kuat?
Jika merujuk pada artikel obat kuat atau obat disfungsi ereksi, Cialis tidak termasuk obat kuat. Pernyataan produsen tentang manfaat serta sejumlah studi terakhir cukup menjadi bukti untuk mengamini statemen ini.

Cialis bukan obat kuat karena tak bisa membantu menunda ejakulasi! Sejauh ini khasiatnya terbatas memperbaiki fungsi ereksi dan menangani BPH.

Status Cialis yang bukan obat kuat kian ditegaskan dengan tak dimilikinya fungsi pemicu gairah (perangsang) maupun penyokong energi serta stamina fisik.

Namun ketika pemakaian tadalafil dipadukan dengan fluoxetine (Prozac), ceritanya berubah total. Kombinasi itu ternyata cukup impresif menunda ejakulasi, bahkan untuk penderita ejakulasi dini sekalipun.

Dengan kata lain, Cialis baru memiliki manfaat sebagaimana obat kuat ketika diminum bersama Prozac, malah efeknya mungkin lebih “greng” dari obat kuat asli.

Bagaimana Kinerjanya?
Cialis memang telah terbukti efektif membangkitkan ereksi, namun kadang ereksi tidak tercapai pada pemakaian awal. Urolog biasanya menyarankan Anda untuk mencobanya hingga 8 kali sebelum berpindah obat.

Seberapa Cepat Reaksinya?
Umumnya waktu reaksi tadalafil sekitar 1 jam. Beberapa orang melaporkan bahwa hasilnya justru lebih bagus bila reaksinya baru terlihat setelah 2 – 3 jam. Setelah bereaksi, efektivitas bahan mampu bertahan antara 24 – 36 jam.

Setelah itu, residunya akan tetap berada dalam tubuh selama 2 hari sebelum akhirnya terbuang oleh sistem metabolisme. Sisa-sisa bahan bisa mengendap lebih lama bila Anda memiliki masalah sakit ginjal atau liver.

Apa Efek Sampingnya?
Efek samping Cialis biasanya ringan dan tak berbahaya. Paling sering berupa keluhan sakit kepala, wajah memerah (flushing), gangguan pencernaan dan yang agak jarang adalah sakit punggung.

Setelah beberapa jam efek samping tersebut akan mereda. Khusus untuk sakit punggung, biasanya akan menghilang dalam 1 – 2 hari.

Demi kebaikan bersama, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan Cialis.

Amankah bagi Penderita Diabetes atau Sakit Lainnya?

Angin segar bagi para lelaki setengah baya, khususnya penderita diabetes melitus tipe 1 maupun tipe 2. Kesimpulan penelitian yang dimuat di American Diabetes Association mengatakan, Cialis dipastikan aman bagi penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Selanjutnya, obat juga boleh digunakan mereka yang memiliki gangguan penyakit seperti,

  • hipertensi (tekanan darah tinggi),
  • kanker prostat (prostatectomy,)
  • sakit jantung atau pembuluh darah,
  • kolesterol tinggi.

Ketika aktif tadalafil justru sedikit menurunkan tekanan darah. Inilah alasan mengapa penderita beberapa penyakit di atas diijinkan menggunakannya.

Sebaliknya bila Anda menderita tekanan darah rendah, sangat dianjurkan untuk tidak memakainya. Larangan keras juga berlaku bila Anda sedang memakai obat-obatan nitrates, karena resikonya cukup fatal.

Apakah Cialis Dapat Menyembuhkan Disfungsi Ereksi?
Penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Sexual Medicine (2013) menunjukkan, tak hanya sekadar solusi ED sementara, Cialis bahkan dapat menyembuhkan disfungsi ereksi, khususnya yang disebabkan faktor fisik.

Sedangkan bila faktor psikologis dan masalah hormonal yang menjadi penyebab disfungsi ereksi, maka Cialis tak bisa bekerja sendiri dan memerlukan dukungan terapi pengobatan lainnya.

Apakah Ada Versi Generiknya?
Hingga informasi ini ditulis, belum ada versi generik dari tadalafil. Apabila Anda menemukan produk selain dalam varian dosis yang disebutkan sebelumnya, misalkan cialis 50 mg, bisa dipastikan Cialis tersebut palsu.

Bagi anda para pria yang kurang percaya diri atau takut gak bisa memuaskan istri silakan klik DISINI

Mungkin Anda Mencari

tags: , , , , , , , , ,

Artikel lain Mengenal Lebih Jauh Tentang Cialis (Tadalafil)